Percaya diri, susah? Memang.
Jujur, emang sulit banget sih menerima kekurangan dalam diri sendiri, mau itu fisik ataupun kemampuan diri.
(Dalam tulisan ini, aku menggaris bawahi “Fisik” atau perbedaan fisik kita dengan orang mayoritas.)
Tapi saat kita akhirnya perlahan-lahan bisa menerima dan mencintai diri kita sendiri, selalu ada saja orang yang sepertinya tak suka melihat kita percaya diri dan akhirnya dia selalu seperti berusaha mengingatkan kita bahwa kita punya kekurangan dan tidak pantas untuk percaya diri.
Haha.. kita tahu orang seperti itu takut dirinya tersaingi.
Dari situ aku pribadi sadar, bahwa saat kita percaya diri dan membuat kekurangan kita seolah menjadi suatu kebanggaan tersendiri, kita tidak akan terlihat kurang Dimata orang lain.
Kenapa?
Karena aku merasakan itu pada orang lain.
Jadi "orang ini" punya kekurangan tapi dia malah terlihat lengkap. Dia tidak segan memperlihatkan kekurangannya disela-sela dia juga menunjukkan kelebihannya. Dia tidak malu, dia sangat percaya diri, sehingga membuat kekurangannya itu menjadi pelengkap kelebihan yang dia punya.
Saat kita percaya diri di depan orang lain, seolah kita berkata "lihat aku memiliki hal yang berbeda dari orang-orang kebanyakan, tapi aku memperlihatkan nya kepadamu karena aku percaya aku terlihat lebih baik dengan ini, benarkan?"
Ingat! Mereka yang melihatmu dengan tidak suka adalah mereka yang merasa iri karena mereka tidak mempunyai hal berbeda yang kamu punya.
Komentar
Posting Komentar